Senin, 20 Februari 2012

New Muslim Thailand Islam Convert อิสลาม มุสลิม ประเทศไทย เปลี่ยนศาสนา



copy  by eramuslim online streaming



Aktor Filipina: Dari Balik Jeruji Penjara, Mengenal Islam Hingga Mendirikan Madrasah




Senin, 19/12/2011 10:49 WIB | Arsip | Cetak


"Masa lalu adalah adalah masalah lalu. Saya bukan 'anak kecil' lagi. Saya sekarang adalah seorang 'lelaki', julukan 'Manusia Jahat' memang terasa tidak mengenakan, tapi itu bagian dari masa lalu saya," ujar Robinhood Fernando Carino Padilla, aktor asal Filipina yang pernah menjadi idola banyak orang di era tahun '90-an lewat film-film laga yang dibintanginya.






Lebih dikenal dengan nama Robin Padilla, masa lalu lelaki yang lahir dari keluarga pemeluk Kristen Protestan ini, memang kelam meski hidupnya sebagai aktor terkenal bergelimang kemewahan. Namun kemewahan dan popularitas itu yang menjerumuskannya ke dalam dunia malam yang penuh maksiat. Ia terperangkap dalam kehidupan para preman jalanan dan obat-obatan terlarang, sehingga membuat popularitasnya sempat menurun.

Aktor yang sempat dijuluki "The Bad Boy of Philippine Action Movies" karena perannya sebagai anggota gangster berdarah dingin dalam sejumlah film itu, harus berurusan dengan kepolisian Filipina karena sepak terjangnya yang sudah dikatagorikan kriminal. Pada tahun 1994, polisi Filipina menangkapnya dan Padilla dinyatakan bersalah atas dakwaan kepemilikan senjata api ilegal. Pengadilan memvonisnya 21 tahun penjara, tapi pada tahun 1998 ia dibebaskan.

Pengalaman selama mendekam di penjara itulah yang mengubah hidup Padilla. Ia berkenalan dengan Gene Gallopin, seorang muslim dan aktivis hak asasi manusia untuk masyarakat minoritas Muslim di Filipina. Robin mulai mengenal Islam dari diskusi-diskusi panjang tentang agama dengan Gallopin yang juga seorang mualaf, hingga Robin memutuskan untuk masuk Islam dan menggunakan nama islami Abdul Aziz.

Keislaman aktor Filipina kelahiran Manila, 23 November 1967 ini tidak banyak diungkap oleh media massa, sehingga banyak para penggemar Padilla yang terkejut begitu tahu aktor pujaan mereka ternyata sudah menjadi seorang muslim.








Tak lama setelah Padilla bersyahadat, istrinya bernama Liezl, juga masuk Islam. Pasangan mualaf yang dikaruniai lima anak itu pun, mulai menjalani kehidupan sebagai keluarga muslim. Padilla masih melanjutkan karirnya sebagai seorang aktor, tapi setelah menjadi seorang muslim, ia juga banyak melakukan kegiatan sosial keagamaan.

Aktivitasnya di bidang keagamaan itu, membuat Padilla berkali-kali diterpa pemberitaan miring. Ia bahkan dituding punya hubungan dengan kelompok Abu Sayyaf, kelompok muslim di Filipina yang diidentikan sebagai kelompok radikal dan teroris. Tapi bagi Padilla, pemberitaan miring itu merupakan tantangan tersendiri baginya dalam menjalani kehidupan sebagai muslim di negara yang mayoritas pendudukanya beragama Katolik.

Padilla juga membentuk sebuah lembaga advokasi untuk membantu masyarakat Muslim Filipina. Ia pernah ditunjuk sebagai duta Gerakan Pemberantasan Malaria oleh Departemen Kesehatan Filipina karena kiprah organisasi Padilla dalam menanggulangi wabah malaria di negeri itu.

Padilla juga berhasil mengumpulkan dana sebesar satu juta peso Fililpina dalam kegiataan penggalangan dana untuk membangun pemakaman Muslim di kota Norzagaray, provinsi Bulacan.

Mendirikan Madrasah


Di bidang pendidikan, Padilla mewakafkan lahan miliknya di Fairview Park, Quezon City untuk membangun lembaga pendidikan berupa madrasah bagi anak-anak muslim usia prasekolah.

“Para murid akan mendapatkan pelajaran membaca Al-Quran dari guru-guru yang terpilih. Mereka akan tinggal di asrama di lokasi yang sama, dibebaskan dari uang sekolah, buku-buku diberikan gratis, termasuk biaya asrama,” kata Padilla.

Idenya mendirikan madrasah muncul setelah ia mengunjungi kepulauan Basilan dan Jolo di selatan Filipina, yang merupakan bagian dari wilayah Mindanao, wilayah di Filipina yang mayoritas penduduknya Muslim.

"Dari kunjungan saya ke Mindanao, saya menemukan akar dari persoalan yang paling mendesak di sana. Minimnya pendidikan membuat anak-anak Muslim di sana terbelakang," ujar Padilla.

Di awal pendiriannya, cuma ada lima orang guru di sekolah itu, yang sudah menjalani pelatihan di sekolah Islam internasional di Turki. Padilla mengatakan, ia sebenarnya ingin mempekerjakan guru-guru lulusan universitas lokal, tapi biayanya ternyata lebih mahal.

"Ketika pengelola yayasan Fountain International School di Turki mendengar rencana kami mendirikan sekolah muslim di Manila, mereka menyatakan bersedia membantu memberikan pelatihan bagi tenaga guru secara gratis," ungkap Padilla.

Ditanya soal konflik berkepanjangan di Mindanao antara komunitas Muslim dan pemerintah Filipina, Padilla mengatakan, "Saya melihat solusi jangka pendek untuk menyelesaikan konflik di Mindanao, adalah penarikan pasukan militer Filipina dari wilayah itu. Sepanjang pasukan militer masih ada, tidak akan ada perdamaian di Mindanao," tukasnya

Republik Sengkarut dan Bom Informasi Penyudutan Islam


Kepedihan kembali menimpa bangsa ini. Rentetan peristiwa yang terjadi di Indonesia membuat hati kita semakin masgyul: Kesenjangan sosial yang melebar, mandulnya penegakan hukum, tingginya angka kriminalitas, sampai siaran televisi yang acap menyudutkan Islam.

Ini diiringi dengan musibah jatuhnya puluhan korban dalam rentetan kecelakaan. Pelaku korupsi yang masih bebas menggerogoti uang rakyat dan tidak adanya langkah kongkrit dari pemimpin negara. Hampir-hampir rakyat putus asa menjalani beban hidup di rezim saat ini. Sengkarut Republik ini juga dihantam badai korupsi yang menggila.

Mari simak: Dalam rentang delapan tahun, hutang negeri ini meningkat tajam. Tahun 2004 hutang Indonesia tercatat Rp 1.299,5 triliun. Tahun 2011 naik menjadi Rp 1.803,5 triliun, tahun 2012 diprediksi tembus di level RP 1.900 triliun! Logikanya, jika hutang kian besar seharusnya rakyat menjadi makmur. Tapi, apa yang terjadi?

Data yang dilansir Indonesia Corruption Watch, 05 Februari 2012, menyebut sepanjang tahun 2011 terjadi 436 kasus korupsi dengan jumlah tersangka 1.053 orang. Kebanyakan pelaku korupsi memiliki latar belakang PNS. Ironis!

Ironisnya lagi, besarnya hutang justru diimbangi naiknya angka kemiskinan di Tanah Air. Pemerintah memang mengklaim kemiskinan turun satu juta jiwa per Maret 2011. Faktanya, saat ini begitu mudah kita menemui si miskin. Bahkan, dalam tiga tahun terakhir Asian Development Bank (ADB) mencatat orang miskin di Indonesia bertambah 2,7 juta orang. Data ini dirilis 2011.

Menurut data itu, tahun 2008 angka kemiskinan di Indonesia mencapai 40,4 juta jiwa. Tahun 2010 melonjak 43,1 juta jiwa. Artinya, orang miskin di negeri ini jauh lebih banyak dibanding data yang diklaim pemerintah. Apalagi jika dihitung jumlah si miskin yang tidak terdata secara resmi.

Tak heran bila tahun 2010 Indonesia menjadi negara terkorup di Asia. Menurut ICW, semester I tahun 2010 korupsi meningkat 50 % dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Masih menurut data itu, korupsi kakap yang nilainya triliunan rupiah mandeg di kepolisian.

Di tengah hutang negara menumpuk, tingginya kemiskinan, penanganan korupsi yang buram; negeri ini juga dilanda krisis keadilan. Penegakan hukum kental nuansa tebang pilih. Apalagi Mahkamah Agung belum lama ini memvonis bersalah Nenek Rasminah.

Wanita renta itu dituding mencuri enam piring milik majikannya. Rasminah divonis empat bulan 10 hari. Padahal, sebelumnya Pengadilan Negeri Tangerang memvonis bebas. Simak juga kasus Nenek Minah. Tahun 2009 ia divonis satu bulan 15 hari lantaran mencuri tiga buah kakao yang hanya senilai Rp2.100.

Lalu, pencurian sandal yang dituduhkan pada seorang pelajar. Ia divonis bersalah meski dikembalikan ke orangtuanya. Kasus-kasus ini menggegerkan publik, termasuk ketidakadilan lain yang menimpa masyarakat kelas bawah.

Jauh berbeda dengan kasus Century, Lapindo, Rekening Gendut Polisi, dan kasus kakap lainnya; yang sampai saat ini belum ditindaklanjuti secara serius. Penegakan hukum juga kental membela para “teroris koruptor” yang divonis ringan, lalu mendapat remisi dan bebas. Ada pula yang langsung divonis tidak bersalah atau justru belum tersentuh hukum.

Begitu pula dengan kasus yang mendera pejabat partai penguasa. Angelina Sondakh, Wakil Sekjen Partai Demokrat yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara wisma atlet, tapi tak sampai dua pekan dari penetapannya itu, ia malah ingin dirotasi di Komisi III (Hukum) yang bersentuhan langsung dengan KPK. Lalu, ada rencana dipindah lagi ke Komisi VIII (Agama). Sungguh, hal ini telah melecehkan akal sehat dan hati rakyat.

Di antara sekngkarut kondisi bangsa, pemerintah justru menghambur uang rakyat. Sebut saja, biaya renovasi istana yang menelan Rp 22,5 miliar. Bahkan dana pembangunan, pengembangan, renovasi serta bangunan dan barang milik negara di lingkungan Sekretariat Presiden dan Kemensetneg pada tahun anggaran 2012 mencapai 72, 852 miliar. Pemerintah juga membeli pesawat kepresidenan jenis Boeing Business Jet seharga Rp526 miliar.

Ironinya, DPR yang seharusnya mengawasi pemerintah seolah tak mau kalah. DPR ikut melakukan pemborosan yang sulit dinalar logika. Misalnya, renovasi toilet sebesar Rp 2 miliar, pembelian mesin fotocopy seharga Rp 4 miliar, pembelian Toyota Camry seharga Rp 470 juta, pembangunan lapangan futsal di rumah Jabatan DPR Kalibata Rp 2 miliar, pembangunan ruang Banggar DPR sebesar Rp 20 miliar; meski furniture impor diganti dengan lokal.

Ditambah masih mengeluhkan urusan snack yang disediakan dalam rapat sidang DPR; padahal bukankah urusan negeri masih setumpuk? Mereka juga membiarkan anggotanya yang terganjal hukum tetap aktif bekerja.

Di lain pihak, anggaran DKI Rp 36 triliun setahun, tidak banyak merubah kondisi curat marut kemacetan dan perbaikan Ibu Kota. Uang-uang rakyat yang diperas dari hasil keringat masyarakat, hasilnya tak banyak dinikmati rakyat. Miris.

Berselancar Di Atas Kejahatan Informasi

Masih banyak lagi rentetan fakta menyayat hati. Semua kepedihan ini masih dihujam dengan siaran televisi yang tidak mendidik. Tetap menyiarkan sinetron, menggunjing melalui tayangan gosip, mengajak hidup konsumtif, dibuai untuk mencapai kesuksesan dengan instan melalui reality show, dan lainnya.

Apalagi, siaran-siaran dewasa yang dominan di TV turut disaksikan anak usia sekolah. Ini meracuni. Masyarakat Indonesia seolah diajak berselancar di atas kejahatan informasi. Dipaksa menelan informasi demi informasi yang jauh dari nilai edukasi. Patut kah negara berpenduduk mayoritas Islam melegalkan siaran itu? Kapitalisme mengoyak hati umat.

Dalam sebuah wawancara dengan Sutradara senior Chaerul Umam, ia mengungkapkan; “Film dan sinetron lebih memprioritaskan keuntungan finansial dibanding bertanggung jawab terhadap moral bangsa.” Apakah ini tak jahat? Apakah umat tidak disakiti?

Perasaan umat kian disakiti dengan informasi media massa yang kembali menyudutkan Islam dalam konteks tragedi FPI: Bagaimana mungkin anggota FPI yang didzalimi di Kalteng, diancam dibunuh, pesawat yang ditumpangi diancam dibakar, tapi justru FPI diminta bubar?

Bagaimana mungkin, media massa yang menjunjung tinggi nilai proposionalitas dalam pemberitaan tapi sangat tendensius dalam pengkonstruksian berita ihwal FPI? Bagaimana mungkin, kelompok yang menjual-jual nama Dayak dengan menerobos apron bandara sambil mengacung-acungi senjata tajam tidak diproses secara hukum?

Padahal, bisa jadi, ini satu-satunya fenomena di dunia dimana bandara bisa diterobos massa. Bukankah ini bisa membuat citra buruk Indonesia? Bukankah aksi itu bisa mengancam dicabutnya sertifikasi penerbangan? Kenapa media massa tidak menyorotnya?

Apalagi kelompok penyerang itu juga membakar tenda Maulid, merusak rumah tokoh Islam di Kalteng. Apa ini yang disebut kearifan lokal? Apakah aksi itu bukan tindak kekerasan? Dimana keadilan?

Ketika Logika Sudah Terjungkal

SBY dalam peringatan Maulid mengajak bangsa ini untuk meneladani sikap Rasulullah. Seorang pemimpin mengajak kebaikan pada rakyatnya tapi tindakannya jauh dari apa yang dianjurkan. Alih-alih mengikuti sikap Rasul, mensejahterakan rakyat dan membela Islam yang mayoritas; ia sendiri masih kerepotan mengurus partainya.

Jika memimpin partai tak sanggup, bagaimana memimpin ratusan juta rakyat. Jika mengajak meneladani Rasul, mengapa kaum Liberal yang jelas menodai Islam masih dipelihara, kenapa pula korupsi tetap menggurita. Di lain pihak, FPI yang mencoba menyelamatkan generasi bangsa dari perusak moral diminta instrospeksi diri.

Katakanlah FPI memang merusak kaca dan bangunan, tapi JIL merusak akidah dan moral melalui kebebasan yang diusungnya. Sedangkan koruptor merusak peradaban. Lebih bahaya mana? Lantas, kenapa pula siaran yang membodohi masyarakat melalui sinetron dkk tidak diberhentikan? Entah bagaimana logika berpikir penguasa.

Pada saat besamaan, media tetap menyoroti kekurangan FPI dan tak pernah mempublish kegiatan positif FPI. Ketimpangan informasi berita FPI juga tidak dibarengi porsi pemberitaan kekerasan yang dilakukan kelompok di luar FPI; gerakan sparatis, perusuh di Ambon, misalnya.

Toh, yang dilakukan FPI dipicu karena tidak adanya langkah nyata dari pemerintah untuk memberangus kemaksiatan. Berbeda dengan motif dan tujuan sparatis atau perusuh Ambon. Parahnya, kini umat Muslim diberi label baru: Pihak yang mendukung FPI = pecinta kekerasan. Betapa tersayatnya hati umat. Padahal sikap tegas beda dengan kekerasan.

Sulit menggambarkan kesedihan tentang sengkarut Republik ini, juga tentang apa yang menimpa umat Muslimnya dari waktu ke waktu, termasuk kesedihan karena seringnya ketidak sesuaian penguasa antara ucapan dan sikapnya. Masih ingat retorika pemberantasan korupsi?

Empat Langkah Penyelamatan Umat

Sebagai penutup, umat perlu melakukan tindakan nyata. Mungkin, umat Muslim bisa melakukan empat langkah antisipasi untuk membendung bom informasi penyudutan Islam dan menyelamatkan moral generasi. Langkah ini kiranya mendesak untuk direalisasikan.

Pertama, merangkul seluruh elemen Muslim di Indonesia untuk bersatu sambil terus mengkampanyekan stop menonton televisi, minimal menguranginya.

Kedua, umat Muslim yang memiliki power –finansial, pengaruh, massa- memotori membuka donasi untuk kebutuhan mendirikan siaran televisi Islam berskala nasional sembari menyatukan media Islam yang ada.

Langkah kedua ini bisa dimulai dengan Gerakan Infaq Massal Media. Mengumpulkan uang umat dari: Infaq di masjid setiap Jumat, melalui infaq kelompok para pendakwah, para jamaah majlis Habib dan ulama, lembaga Islam, dan sebagainya. Tahan dulu membangun masjid megah yang sudah teramat banyak. Hal mendasar, harus dipilih pengelola pembuatan TV Islam (bukan TV kabel) yang amanah dan dieksekusi dengan perencanaan matang serta sistematis.

Ketiga, guru-guru di sekolah Islam terus memberi pengetahuan pada siswanya untuk menghindari televisi dan selalu mendoktrin pentingnya memilah informasi di media.

Keempat, para aktivis dakwah lebih menggencarkan aksinya melalui dakwah bil qalam: Secara sederhana, membuat tulisan-tulisan Islami yang difoto copy atau mencetak Buletin Dakwah. Lalu disebar ke masjid, rumah-rumah, kampus, sekolah; tempat strategis lain.
Ini dilakukan di banyak titik dengan membuat lembar Islami komunitas. Secara lebih rumit tapi terlihat lebih rancak; perbanyak Media Islam Komunitas dan berusaha mengelolanya seprofesional mungkin serta amanah. Mungkin kah langkah ini dilakukan? Mungkin saja.

Saya membayangkan, setiap pengusaha Muslim bersedia membuat satu media Islam. Tak perlu muluk mendirikan media besar, awali saja membuat Media Komunitas Islami. Jika ada 100 pengusaha mau mendirikan media dakwah komunitas, maka ada 100 media serupa. Indah sekali. Barangkali, kelak bisa mengalahkan media mainstream. Lalu, membom balik informasi sampah!

Ayo kita coba lakukan aksi nyata untuk kemaslahatan umat; meski dengan peran yang hanya secuil. Mari berdoa: Ya Rahman, percepatlah campur tangan Mu. Mudahkanlah yang sulit bagi kami. Hilangkan dengki di antara kami. Kokohkanlah persaudaraan ini. Curahkanlah semangat dan kekuatan kami. Tetapkanlah hati kami untuk berusaha membela dan meninggikan Islam. Cukup Engkau penolong kami dan hanya Engkaulah sebaik-baik penolong kami. Amin.








Copy eramuslim online
dari Rudi Agung/ Rap aL Ghifari. Direktur Pemberitaan Tabloid Suara Duren Sawit, penulis sejumlah buku antologi, pebisnis

Rabu, 18 Januari 2012

Merah Putih Negri Benalu

Ketika pohon tumbuh, berkembang hingga besar. Kemudian berbuah dan menghasilkan pasti tentunya karena perawatan yang baik. Tapi sebaliknya jika pohon itu kita biarkan saja meski banyak benalu ,ataupun serangga yang menggerogoti pohon itu pasti akan layu dan tumbang.


Seperti halnya di negri Ini INDONESIAKU YANG PENUH DENGAN BENALU.
Yang mayoritas penduduknya beragama ISLAM, banyak para pejabat yang melakukan korupsi, tetapi masih saja banyak yang belum tersentuh oleh kpk. Ini karena Pemerintah sibuk melindungi kepentingan pengusaha tanpa peduli harus mengorbankan nasib rakyat. Jadilah nasib Indonesia sekarang dikuasai perselingkuhan mesra penguasa dan elit kapitalis.
Buruknya advokasi pemerintah terhadap rakyat juga tercermin dari data Lembaga Survey Indonesia (LIS) sepanjang Desember 2011. Dalam survei LSI terhadap 1.220 koresponden pria dan wanita berusia 17 tahun atau lebih, ditemukan bahwa sekitar 42,4 persen koresponden menilai kondisi penegakan hukum nasional buruk atau sangat buruk. Hanya sekitar 32,6 persen yang mengatakan baik atau baik sekali.
Hasil survei adalah gambaran statistik atas realitas keterpurukan yang terjadi.
Seringnya para pembantu SBY melakukanpolitik pencitraan untuk menutupi kasus-kasus yang melanda negeri ini dan kasus korupsi yang melibatkan partai SBY tersebut dengan dalih pemberantasan korupsi.


(Hadithbukhari)
... Imam (kepala Negara ) adalah pemimpin yang akan diminta pertanggung jawaban atas rakyatnya. Seorang suamidalamkeluarganya adalah pemimpin dan akan diminta pertanggung jawaban atas keluarganya. Seorang ...

Akibat kebijakan tidak pro rakyat, banyak rakyat merasakan kehadiran negara tidak diperlukan. Mereka merasakan kepentingan yang dititipkan kepada politisi gagal dijalankan. Dampaknya, Muncul aksi tokoh lintas agama yang melabeli rezim SBY sebagai pembohong beberapa waktu lalu.
Awal tahun 2012 juga berkembang aksi massa dengan eskalasi massif dari kalangan mahasiswa, buruh, tani dan nelayan.
Inilah kenyataan di negri merah putih yang banyak benalunya.

Pemimpin suatu kaum adalah pengabdi (pelayan) mereka. (HR. Abu Na'im)

Senin, 09 Januari 2012

Saat Tiada Lagi Harapan

Kepedihan jiwa yang sangat dalam adalah saat tiada lagi harapan,


Apa mimpi, harapan dan obsesi Anda dalam hidup ini ?


orang sukses karena dalam dirinya tertanam mimpi, obsesi, dan harapan.


Kisah yang paling abadi sepanjang zaman dan telah menjadi inspirasi milyaran orang adalah keberhasilan rasulullah mengeluarkan manusia dari kehidupan jahiliyah kepada kehidupan yang bermartabat dalam bingkai cahaya Islam.
Di mana agama islam mengajarkan dalam Alqur'an

“Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhannya kecuali orang orang yang sesat”(QS. Al-Hijr : 56)

Dengan melihat peluang dan harapan besar untuk menciptakan masa depan kehidupan dunia dan akhirat yang lebih baik dan bernilai, ada peluang beribadah, peluang bertaubat, peluang beramal soleh, memperbaharui keikhlasan, mendaya gunakan kebaikan dan meminimalisir keburukan. Peluang dan harapanlah yang membuat hidupnya lebih bergairah.

Berfikir ke akhir sangat penting agar mengetahui gambaran ideal yang akan dibangun. Segala motivasi, keinginan, pemikiran, kemauan, tindakan teroptimalkan mengarah pada gambaran ideal tersebut.
Berfikir ke akhir selalu dimunculkan dalam berbagai ayat dalam surat-surat di al-Qur'an, Zikir dan doa, berupa gambaran fenomena kematian, hari akhir, surga, neraka, dan keridhaan Allah agar membangunkan kesadaran, memelihara kesadaran, menanamkannya dalam jiwa dan pikiran manusia sehingga memenuhi pikiran alam sadar dan pikiran diluar sadar manusia. Dengan cara inilah lintasan niat dan perasaan manusia terdorong menuju kebaikan. Inilah asal muasalnya sebuah kebaikan yang terus ditumbuhkan dalam Islam.


Bermimpilah sahabat, kemudian wujudkan mimpi itu dengan usaha dan kerja keras. Mimpi kita hari ini adalah kenyataan hari esok Milikilah obsesi setinggi langit, realisasikan dengan doa dan ikhtiar. Berharaplah karena harapan adalah masa depan. Masa depan kita ada di tangan kita sendiri. Jangan berputus asa terhadap apapun beban hidup dan hal-hal yang belum kita raih.





DHUWUR WEKASANE, ENDHEK WIWITANE
Akhirnya Mulia, yang semula sederhana.

Rabu, 05 Oktober 2011

Takkan Lari Jodoh Dikejar

Hidup didunia memang indah jika kita melihat dari segi yang positif. Kemarin baru nonton sebuah film, di situ ada suatu dialog yang cukup menarik perhatian saya. Begini kira-kira bunyi frasenya, “Jika engkau benar-benar menginginkan sesuatu, sedemikian inginnya sampai kau benar-benar merasakannya, maka ia akannyaris menjadi kenyataan, tinggal kau saja yang perlu sedikit usaha untuk mewujudkannya”.
Membaca sejarah dan kisah-kisah yang memiliki pelajaran, sungguh sangat mengasyikkan. Saya baru tersadar ternyata memang jodoh itu di tangan Allah, meskipun ada sedikit guyonan dari beberapa orang yang berkata bahwa, “Iya memang jodoh di tanganAllah, tapi klo nggak kita ambil, ya dia akan tetap berada di tanganNya”. Benarjuga ya, tapi nggak seratus persen benar kok.
Dalam kisah Nabi Allah Musa AS, diceritakan bagaimana beliau mendapatkan isterinya, yaitu ketika beliau menolong wanita penggembala kambing untuk menggiringkan kambing-kambingnya mendapatkan airminum.
Ataupun kisah populer mengenai seorang jujur yangmemakan buah yang terhanyut di sungai, lalu karena ia merasa berdosa telah memakan buah yang bukan miliknya, ia melaporkan kepada pemiliki kebun yang pada akhirnya malahan menikahkannya dengan anaknya yang shalihah dan cantik.
Bagaimanakah mungkin hal-hal yang sepertinya tidak dimaksudkan untuk mendapatkan pasangan hidup malah bisa mengarahkan diri menuju penemuan pasangan hidup yang terbaik? Itulah yang disebut dengan jodoh.
Tulisan ini tidak untuk melemahkan kita dalam usahapencarian pasangan hidup dengan menumbuh-suburkananggapan bahwa nanti juga jodoh kita akan datang sendiri, bukan itu maksudnya. Tapi tulisan ini dibuat untuk menyemangati diri di tengah ikhtiar kita yang optimal untuk mendapatkan pasangan hidup yang terbaik.
Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang adapada diri mereka sendiri. (QS.Ar Ra’d:11)
Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamuitu, anak anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezeki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang batil dan mengingkari nikmat Allah?" (QS. An Nahl:72)
Dan orang-orang yang berkata, "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kamiisteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut denganpenghormatan dan ucapan selamat di dalamnya, mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman. (QS. Al-Furqaan: 74-76)
---000---

Senin, 19 September 2011

Lady Rocker Indonesia Era 90an

Lady Rocker Indonesia Era 90an


Sobat 90s, hampir dua dekade kita telah meninggalkan era 90an. Belasan tahun sudah kita hampir tak pernah mendengar penyanyi Indonesia yang beraliran slowrock lagi, Sudah lama pula kita jarang dengerin lagu-lagunya Nike, Poppy, Conny Dio, Nicky Astria maupun Inka Christie. O y, ngomong-ngomong soal LadyRocker Indonesia, menurut sobat 90s, siapakah yang menjadi Lady Rocker favorit sobat 90s?
Ok deh, kalo begitu kita bahas aja yuk profilnya para Lady Rocker Indonesia tersebut.


1. Nike Ardilla



Di usiayang belum genap 20 tahun ia meninggal karena kecelakaan tragis. Tepatnya Minggu, 19 Maret 1995
Kerabat, sahabat sesama artis, penggemar turut berbondong-bondong mengantarkan ke KeharibaanNya. Nike Ardilla pergi dengan penuh tanda tanya, pergi meninggalkan segala kenangan yang telah terukir sepanjang hidupnya.
lagu-lagu Nike Ardilla masih mengisi hati para penggemarnya. Lagu-lagunyatelah mengisi hati penggemarnya, ia memiliki tempat tersendiri di hati penggemarnya.
Tidak hanya lagu, tapi segala pernak perniktentangNike Ardilla sampai saat ini masih beredar diantara para penggemar baik yang tergabung dalam Nike Ardilla Fans Club(NAFC). Dibalik kematian Nike Ardilla ternyata menyisakan banyaksekali kenangan, harapan dan juga keyakinan akan hari depan. setelah 13 tahun kematiannya, Nike Ardilla masih mengisi hati penggemarnya.


2. Nicky Astria

Sebagai lady rockers papan atas yang belum tersaingi.Penyanyi kelahiran Bandung,18 Oktober 1967, bernama asli Nicky Nastiti Karya Dewi yang kemudian lebih dikenal sebagai Nicky Astria ini ditemukan oleh Jelly Tobing (drummer Superkid) saat tampil di panggung Rally RockJakarta - Bandung, di Kartika Candra Theater, yang kemudian mengantar kedunia rekaman lewat debut album Semua Dari Cinta (1984). Meski dari segi pasarhasilnya kurang memuaskan, menuju puncak sukses.
Baru di album berikutnya yaitu Jarum Neraka (1985) yang musiknya digarap Ian Antono (gitaris God Bless) mencetak sukses besar di pasaran, terjual di atas 250 ribu kaset. disebut-sebut sebagai albumrock Indonesia pertama yangmampu mendobrak angka penjualannya menyaingi pop. album ini sebagai album rock terlaris di ajang BASF Awards 1985. Disusul oleh album-album berikutnya seperti Tangan-Tangan Setan (1986) dan Gersang (1987). Hingga kini Nicky Astria sudah merilis tak kurang dari17 album dan single, seperti Semua Dari Cinta (1984), Jarum Neraka (1985), Cinta di Kota Tua (1985), Tangan-Tangan Setan (1986), Gersang (1987), Panggung Sandiwara (1989), Bias Sinar (1990), Gelombang Kehidupan(1990), Matahari dan Rembulan (1991), Rumah Kaca(1992), Gairah Jiwa (1994), Mengapa (1997), Suka (1998), Jangan Ada Angkara (1999), 1 Jam bersana Nicky Astria (1999), Samar Bayangan (2000) dan Kemana(2003). Serta beberapa single lagu keroyokan, seperti Rock Kamanusiaan (bersama Achmad Albar, Ikang Fawzi, Anggun C Sasmi,Renny Jayoesman, Gito Rollies, Iwan Fals dan Ian Antono), Jangan Beda Kami (bersama Achmad Albar & Ikang), Jangan Ada Luka (duet dengan Achmad Albar).
Apa yang dicapai Nicky Astriamemang tidak lepas dari andilbesar Ian Antono sebagai arranger-nya.


3. Inka Christie


R inni Chries Hartono yang lebih dikenal sebagai Inka Christie (lahir diBali, 20 Januari 1973) adalahpenyanyi Indonesia. Putri bungsu dari empat bersaudara dari pasangan S.Suhariono dan Krimiati ini dikenal sebagai lady rocker era 90an. Ia tak hanya dikenal di Indonesia tapi jugadi negeri jiran Malaysia. Ia mulai populer di setelah mengeluarkan single Cinta Kita bersama Amy Search di tahun 1991 dan album Gambaran Cinta di tahun 1992. Memiliki karakter suaraslow rock yang kuat sangat kentara sekali di lagu-lagunya. Albumnya yang lain : NAFAS CINTA (1993), YANG KUNANTI (1995),YANG KEDUA KALI (1996), TIADA CINTA YANG LAIN (1997), NYANYIAN SUARA HATI (1998), TERATAI (1999), PUISI CINTA (2001), SANGGUPKAH (2003) dan JANGAN PISAHKAN (2005). Tahun 2007, Inka membentukgrup band beraliran pop. Grup band yang bernama Q-ta ini beranggotakan Inka Christie (vokal), Reza(gitar), Teguh 'Ngguh' (bass), Lala (keyboard), dan Hadi (drum). Album perdana mereka MENCARI CINTA dirilis tahun 2008.


4. Conny Dio


Conny Dio yang mempunyai nama asli Conny Tritayuni asal Cimahi Jawa Barat. Album Setitik Air dirilis tahun 1990 saat usia Conny masih 15 tahun. Singleandalan tentu saja lagu Setitik Air sesuai judul albumnya. Saya masih terngiang denganlagu dari Conny Dio berduet dengan Wisnu diantaranya"Doa Seorang Kekasih" dan"Di Batas Kota Ini"


5. Mel Shandy


penyanyi kelahiran Bandung,26 September 1971, bernamaMelinda Susilarini ini tergolong konsisten menggeluti jalur rock. Mel juga dikenal sebagai qoriah. Dan nama Mel Shandy sempat menjadi satu-satunya lady rockers andalan Logiss Records. ditangani Jockie S, Teddy Sujaya, dan Azis MS. Albumnya antara lain: Bianglala, Nyanyian Badai, Biang Keladi, Ngeri (bersama Metal Boyz), dan Komar (1999). Sedang singlenya,Halusinasi, Takdir,Angin Malam, Nyanyian Janji, Gejolak Hati.

Sabtu, 17 September 2011

Iwan Fals MANIA: U.U. Hukum Acara Pacaran ( Baca Humor )



Iwan Fals MANIA: U.U. Hukum Acara Pacaran ( Baca Humor ): (Berikut adalah salah satu track yang terdapat dalam album ' Yang Muda Yang Bercanda II - 1980', dimana dalam album tersebut berisi lagu-lagu humor yang antara lain dibawakan Iwan Fals sebelum dia terkenal dan baca humor yang semuanya tampil dalam format live. Isi teks dibawahini disalin persis seperti yang ada didalam rekaman aslinya dan tidak ditambah maupun dikurangi satupun. Apabila ada kata-kata yangtidak berkenan kami mohon maaf. Pengelola site ini tidakmemiliki maksud apapun, hanya sekedar berbagi kepada kawan-kawan penggemar Iwan Fals. Terima kasih. Selamat membaca...) U.U. Hukum Acara Pacaran ( Baca Humor) Oleh : Yusuf Lubis ( Album Yang Muda Yang Bercanda II 1980 ) Undang Undang HukumAcara Pacaran yang disempurnakan. Bapak-bapak pendengar yang terhormat. Bapak ketua RT 013 beserta staf yang terhormat. Bapak-bapak dan ibu-ibu hadirin yang terhormat. Saya juga yang terhormat. Kita manusia-manusia yang terhormat ini tentunya sependapat bahwa pemuda adalah harapan bangsa, termasuk harapan bang Samiun, bang Sarudin dan bang Saragih. Kepada para pemudalah akan kita wariskan simpanan-simpanan kita yang terlanjur hamil atau yang sudah over size. Tapi sayang, sayang 999 kali sayang para pemuda semakin banyak yang menyia-nyiakan harapan itu. Mereka sudah enggan menjadi harapan bangsa, mereka lebih senang menjadi harapan tante. Bung Karno pernah menganjurkan supaya kita menggantungkan cita-cita dibintang, tapi nyatanya parapemuda menggantungkan celananya di sisi ranjang. Saudara-saudara pendengar sebangsa dan setanah Jawa. Menurut hasil seminar para ahli hukum karma di Nusakambangan belum lamaini, hal demikian terjadi tidak lain adalah karena undang-undang. Undang-undang hukum acara pacaran yang kita miliki sudah ketinggalan andong. Undang-undang itu adalah warisan jaman kuda gigit jari. Karena itulah dengan didorong oleh mesin giling yang nongkrong dipinggir jalan, rancangan undang-undang hukum acara pacaran yang disempurnakan telah kami selesaikan. Dan sukur beratus-ratus sukur berkat bantuan keuangan Yang Maha Kuasa, rancangan undang-undang itu telah diterima secara aklamasi tanpa voting-votingan. Dan dengan suara bulat panjangtelah disahkan menjadi undang-undang. Sekarang undang-undang itu akan kami bacakan. Direktorat Jenderal Perlindungan Perawan Dan Lubang Angin Menimbang masih adanya pungli di jembatan-jembatantimbang. Mengingat semakin banyak orang yg sakit ingatan di Grogol. Memutuskan... Menetapkan... Memberlakukan undang-undang hukum acara pacaran yang disempurnakan secara murni dan sambil-sambilan. Pasal 1 Untuk merangsang partisipasi para pemuda ikut aktif mensukseskan jalur-jalur pemerataan, maka waktu berpacaran ditetapkan minimal 45 menit dan maksimal semalam suntuk. Lewat dari batas waktu itu mereka harus berpisah atau dinikahkan di depan hansip. Pasal ini dimaksud agar pemerataan kenikmatan dapat diwujudkan. Mereka yang belum punya pacar akan memperoleh pasangan. Pasal 2 Selama dollar amerika masihgoncang, yang secara otomatis mempengaruhi nilainominal setiap wanita, makapemberian kepada pacar ditetapkan paling murah sepasang sandal jepit dan paling mahal sebuah mercy. Pasal ini dimaksud agar pemuda mulai menghayati pola hidup sederhana. Pasal 3 Pemuda yang mengunjungi pacar dilarang keras membawa oleh-oleh untuk calon mertua. Pasal ini dimaksud agar kebiasaan para mertua yang menjadikan menantunya sapi perahan dapat dihilangkan secara berangsur-angsur. Karena menurut penyelidikan mertua adalah singkatan dari ‘merongrongsampai tua’. Pasal 4 Untuk mensukseskan program kesehatan nasional bahwa sejak tahun1980 Indonesia harus terbebas dari penyakit sariawan, maka remaja yang sedang bermesraan dilarang keras berciuman dengan cara adu mulut dg mulut. Kalau mau ciuman cukup adudengkul dengan dengkul. Pasal 5 Untuk memelihara normalisasi kampung pacar pria dilarang keras memasukkan benda yang keras kedalam lobang yang ada dipermukaan kulit kekasihnya. Dengan kata lain pacar pria dilarang keras mengkorek upil ataupun mengkorek kuping kekasihnya. Pasal 7 Remaja yang bermesraan dilarang keras berkeliaran di tempat-tempat umum diatas jam 4 subuh. Barang siapa yang melanggar undang-undang ini akan dituntut didepan tembok. Pacar pria bisa dijatuhi hukum potong sedang wanitanya hukum sumbat. Pasal 8 Hal-hal yang belum diatur dalam undang-undang ini akan diatur dikemudian harikalau ada anggarannya. Ditetapkan ditempat penetapan. Pada tanggal 30 februari 1980. Jam 14.00 waktu Indonesia bagian karet. Yang bertanda kaki.